FAKTOR - FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN DISMENOREA PADA REMAJA PUTRI DI PRODI NERS STIKES WIDYA HUSADA SEMARANG

Priharyanti Wulandari, Dwi Retnaningsih, Rahayu Winarti

Abstract


Abstrak

 

Di Indonesia 64,25% mengalami dismenorea yang terdiri dari 54,89% dismenorea primer dan 9,36% dismenorea sekunder. Berdasarkan studi pendahuluan pada remaja putri di Prodi Ners STIKES Widya Husada Semarang Dari 70 orang responden, 51,4% mengalami dismenorea. Tujuan penelitian untuk mengetahui hubungan status gizi, usia menarche dan siklus menstruasi dengan kejadian dismenorea.

Metode penelitian dengan pendekatan survei analitik, rancangan penelitian cross sectional. Populasi sebanyak 240 remaja putri di Prodi Ners STIKES Widya Husada Semarang, teknik pengambilan sampel dengan teknik proporsionate stratisfied simple random sampling, jumlah sampel 150 remaja putri. Uji statistik yang digunakan adalah uji Chi-Square dengan p=0,05.

Hasil analisis hubungan antara status gizi dengan kejadian dismenorea nilai p value ≤ 0,05 (p= 0,007), hasil statistik hubungan usia menarche dengan kejadian dismenorea dengan nilai p value ≤ 0,05 (p=0,05), sedangkan untuk hubungan siklus menstruasi dengan kejadian dismenorea dengan nilai p value ≥ 0,05 (p=0,291).

Ada hubungan status gizi dan usia menarche dengan kejadian dismenorea dan tidak ada hubungan siklus menstruasi dengan kejadian dismenorea, namun hasil-hasil penelitian ini terbatas pada subjek penelitian yang dilakukan pada remaja putri di Prodi Ners STIKES Widya Husada Semarang.

 

Abstract

 

In indonesia was 64,25% consisting of 54,89% primary dismenorea and 9,36 % secondary dismenorea . Based on the study of introduction in adolescents in PSIK STIKES Widya Husada Semarang, 51,4% experienced diysmenorrhea.The purpose of the research is to know the relations of nutritional status, the age of menarche and the menstrual cycle with an occurence of dysmenorrhea.

This was an analytical survey , cross sectional design. The population was 240 adolescent girls in PSIK STIKES Widya Husada Semarang , the sample size was 150 adolescent obtained byproporsionate stratisfied simple random sampling.

From the research, the relationship between nutritional status with incidence of dysmenorrhea showed a p-value ≤ 0.05 ( p = 0,007 ). Statistik test relationship between age of menarche with incidence of dysmenorrhea showed a p-value ≤ 0.05 ( p = 0.00), while relationship between menstrual cycle with incidence of dysmenorrhea showed a p-value ≥ 0,05 ( p = 0,291 ).

There was a relationship between nutritional status and age of menarche with incidence of dysmenorrhea, while for the menstrual cycle was not associated with incidence of dysmenorrhea

Full Text:

PDF

References


Daftar Pustaka

Ambarwati, F.R. (2012). Ilmu Gizi dan Kesehatan Reproduksi. Yogyakarta : Cakrawala Ilmu.

Anurogo, D., dan Ari W. (2011). Cara Jitu Mengatasi Nyeri Haid. Yogyakarta : Penerdit Andi

Baziad, A. (2008). Endokrinologi Ginekologi, edk 3.Jakarta :Aesculapius.

Beddu, S., Sitti M., dan Viqy L. (2015). Hubungan Status Gizi dan Usia Menarche dengan Dismenorea Primer pada Remaja Putri. The Southeast Asian Joernal of Midwifery 1(1), 16-21. Diakses tanggal 16 Januari 2016

Charu, et al. (2012). Menstrual Characteristic and Prevalence and Effect of Dysmenorrhea on Quality of Life of Medical Student. International Journal of Collaborative Research on Internal Medicine & Public Health Vol.4 No.4

Kusmiran, E. (2012). Kesehatan Reproduksi Remaja dan Wanita. Jakarta : Salemba Medika.

Manan, E. (2011). Miss V. Yogyakarta : Buku Biru.

Manuaba. (2009). Memahami Kesehatan Reproduksi Wanita. Jakarta : EGC Proverawati, A & Misaroh, S. (2009). Menarche Menstruasi pertama Penuh Makna. Yogyakarta : Nuha Medika.

Putrie, C.H. (2014). Hubungan Antara Tingkat Pengetahuan, Usia Menarche, Lama Menstruasi, dan Riwayat Keluarga dengan Kejadian Dismenorea Pada Siswi SMP N 2 Kartasura Kabupaten Sukoharjo. Diakses

tanggal 16 Januari 2016. http://respiretory.usu.ac.id/bitstream/.../5/C hapter201.pdf.

Reeder, S. J. (2011). Keperawatan Maternitas : Kesehatan Wanita, Bayi, & Keluarga. Jakarta : EGC.

Silvana, P.D. (2012). Hubungan Antara Karakteristik Individu, Aktivitas Fisik, dan Konsumsi Produk Susu dengan Dysmenorrhea Primer Pada Remaja putri FIK dan FKM Universitas Indonesia Skripsi online. Jakarta : Universitas Indonesia.

Sudigdo, S. (2008). Dasar-Dasar Metode Penelitian Klinis. Jakarta : Sagung Seto.

Sophia, F., Sori M., dan Jemadi. (2013). Faktor- Faktor Yang Berhubungan Dengan Dismenore Pada Siswi SMK N 10 Medan. Diakses tanggal 16 Januari 2016. http://jurnal.usu.ac.id/index.php/gkre/article/view/4060.

Utami, A., Jumriani, A., dan Dian, S. (2013). Faktor Yang Berhubungan Dengan Kejadian Dismenore Pada Remaja putri SMAN 1 Kahu Kabupaten Bone. Diakses tanggal 16 Januari 2016. http://ejournal.unsrtat.ac.id/index.php/jkp/article/view/2182

Wiknjosastro, H. (2008). Ilmu Kandungan. Jakarta :YBPSP.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


 

PUBLISHED BY

 

MAP LOCATION