KEPATUHAN PERAWAT MELAKSANAKAN PROSEDUR TETAP PEMASANGAN INFUS TERHADAP KEJADIAN PLEBITIS DI RUANG RAWAT INAP RSUD TUGUREJO SEMARANG
Abstract
Pemasangan infus merupakan prosedur infasif dan merupakan tindakan yang sering dilakukan di rumah sakit.namun resiko terjadinya infeksi nosokomial terutama plebitis di rumah sakit masih sering terjadi. Untuk menghindari terjadinya plebitis, perawat dituntut sepenuhnya untuk melaksanakan protap pemasangan infus dengan benar.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan kepatuhan perawat melaksanakan prosedur tetap pemasangan infus terhadap kejadian plebitis. Jenis Penelitian yang diguanakan dalam penelitian ini adalah studi observasional non eksperimental. penelitian yang dilakukan dengan cara melakukan pengamatan tanpa melakukan eksperimen. Metode pengumpulan data dilakukan dengan pendekatan cross sectional, Pengambilan sampel penelitian ini dilakukan dengan teknik cluster random sampling,sehingga didapatkan 68 responden. Pengumpulan data menggunakan observasi langsungdan dianalisis menggunakan uji chi-square. Hasil uji statistikchi-squaremenunjukan bahwa ada hubungan antara kepatuhan perawat melaksanakan prosedur tetap pemasangan infus terhadap kejadian plebitis p value = 0,000< 0,05. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa ada hubungan kepatuhan perawat melaksanakan prosedur tetap pemasangan infus terhadap kejadian plebitis di Ruang rawat inap RSUD Tugurejo Semarang.
Kata Kunci: Kepatuhan perawat, prosedur tetap pemasangan infus, plebitis
References
Arikunto, Suharsimi. 2006. Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktek. Edisi Revisi VI. Jakarta: PT Asdi Mahasatya.
Ardyanto. 2003. Peran dan Fungsi Perawat dalam Program Pencegahan dan Pemberantasan Infeksi Nosokomial. Surakarta: Rumah Sakit Panti Waluyo Surakarta.
Aziz, A. 2008. Metode Penelitian Kebidanan dan Teknik Analisa Data. Jakarta: Salemba Medika.
Azwar, S. 2009. Penyusunan Skala Psikologi. Yogyakarta : Pustaka Belajar
Azwar A. 2003. Menjaga Mutu Pelayanan Kesehatan. Jakarta: Pustaka Sinar Harapan.
Budiarto, E. 2003. Biostatistika untuk Kedokteran dan Kesehatan Masyarakat. Jakarta: EGC
Brunner and Suddarth. 2002. Buku Ajar Keperawatan Medikal Bedah, edisi 8, volume 3. Jakarta : EGC.
Darmawan Iyan, 2008. Penyebab dan Cara Mengatasi Plebitis.Diakses dari http://www.Iyan@Otsuka.com.id pada tanggal 12 Juni 2012.
Doherty, G.M. 2010. Oncology in Current Surgical Diagnosis and Treatment. New York: Mc Graw-Hill page 297, 1329.
Gibson. 2004. Perilaku Struktur dan Proses. Jakarta: Binarupa.
Husein Umar. 2008. Sumberdaya Manusia Dalam Organisasi. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.
Linda Tietjen, Debora Bossemeyer, Noel McIntosh. 2004. Panduan Pencegahan Infeksi Untuk Fasilitas Pelayanan Kesehatan dengan Sumber Daya Terbatas.. Jakarta: Yayasan Bina Pustaka.
Lubis, Chairuddin P. 2004. Infeksi Nosokomial Pada Neonatus. Bagian Kesehatan Anak. Fakultas Kedokteran. Universitas Sumatera Utara.
Nursalam, 2003.Konsep dan Penerapan Metodologi Penelitian Ilmu Keperawatan. Jakarta: Salemba Merdeka.
Notoatmodjo, Soekidjo. 2005. Metodologi Penelitian kesehatan. Jakarta: PT Rineka Cipta.
Priharjo, Robert. 2008. Teknik Dasar Pemberian Obat Bagi Perawat. Jakarta: EGC.
RSUD Tugurejo. 2006. Protap RSUD Tugurejo Semarang. Semarang.
Sabarguna, Boy S. 2008. Organisasi dan Manajemen Rumah Sakit.Yogyakarta : Konsorsium RumaH Sakit Jateng – DIY.
Setiawan A. & Saryono. 2010. Metodologi Penelitian Kebidanan. Yogyakarta: Nuha Medika
Smet B. 2004. Psikologi Kesehatan. Jakarta: Grasindo.
Smeltzer, Suzanne C. 2002. Buku Ajar Keperawatan Medikal Bedah Brunner 2 Suddarth. Jakarta: EGC.
Weinstein, S. 2001. Buku Saku: Terapi Intravena. Edisi 2. Jakarta: EGC.
Wijono J. 2004. Manajemen Mutu Pelayanan Kesehatan. Vol.2. Surabaya:Airlangga University Press
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.