FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN KETUBAN PECAH DINI PADA IBU MELAHIRKAN DI RUANG MAWAR RSUD Dr.H SOEWONDO KENDAL
Abstract
Background: Premature rupture of membranes one of complication pregnancy and childbirth. Based on the phenomena of the incidence of premature rupture of membranes in RSUD Dr. H Soewondo Kendal many occur in the age factor, the average age of 36 year old mother is considered too old, health and condition of the uterus has decreased and a high risk of experience premature rupture of membranes. The premature rupture can be caused by several factors such as age, parity, KPD history and multiple pregnancy. The goal of this research is to know the factors assosiated with of premature rupture of membranes. The data used aresecondary data taken from hospital medical records. Method: This research is descriptive correlation research with cross sectional approach. The population of the research was all maternities with premature rupture of membranes. The sample was taken by using accidental sampling technique. The statistical test used chi square test. Result: The result of analysis of age factor variable p-value = 0,004 (≤ 0,05), parity factor p-value = 0,034 (≤ 0,05), KPD history factor p-value = 0,029 (≤ 0,05), multiple pregnancy factor p-value = 0.643 (>0.05). Conclusion: There is a significant age factor, parity, KPD history with the occurrence of premature rupture of membranes in mawar room RSUD Dr. H Soewondo Kendal.References
Cunningham, F Gary, dkk. (2010). Obstetri Williams edisi 1 dan 2. Jakarta: EGC.
Devi, Ratnasari.(2018). Faktor –faktor yang berhubungan dengan terjadinya ketuban pecah dini pada ibu bersalin di RSIA Kenari Graha Medika Cileungsi Bogor. Jurnal Ilmiah Kesehatan. Vol.2 No.1 Januari 2018. ISSN :2549-4031. ejurnal.stikes-bhaktipertiwi.ac.id. Diakses 27 Agustus 2018.
Fetrisia dan Nurhasanah. (2013). Faktor-Faktor yang berhubungan dengan kejadian ketuban pecah dini di RSUD Dr.Achmad Mochtar Bukittinggi. Jurnal kesehatan STIkes Prima Nusantara Bukittinggi. Vol.4 No.1 Januari 2013.ISSN :2579-7301. Download.Portalgaruda.org. Diakses 25 Juli 2018
Kementrian Kesehatan Republik Indonesia. (2017). Survey Demografi Kesehatan Indonesia. Depkes RI. Jakarta.
Manuaba, Ida Bagus Gde. (2010). Kapita selekta penatalaksanaan rutin Obstetry Gynekologi dan KB. Jakarta: EGC
Notoadmodjo. (2012). Metodologi Penelitian Kesehatan. Jakarta: Rineka Cipta.
Prawirohardjo, Sarwono. (2010). Ilmu Kebidanan. Jakarta: Bina Pustaka Sarwono Prawirohardjo.
Purwanti, Eka. (2014). Faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian ketuban pecah dini di RSUD Ungaran Kabupaten Semarang. Skripsi Diploma IV kebidanan STIKES Ngudi Waluyo Ungaran. Jurnal Kesehatan Stikes Ngudi Waluyo. Vol.6 No.4. ISSN: 2343-4561. Jurnal akbid stikes ngudi waluyo.ac.id. Di akses 24 Juni 2018
Rahmawati, Puji. (2015). Faktor terjadinya ketuban pecah dini di RSUD Sunan Kalijaga Demak. Jurnal Vokasi Kesehatan. Vol II. No 1 Januari 2016, hlm: 10-16. ISSN: 2303-1433. Http://ropository.unimus.ac.id. Di akses 15 Maret 2018
Redowati, Tusi. (2016). Faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian ketuban pecah dini pada ibu bersalin di RSUD Jendral Ahmad Yani Kota Metro. Skripsi Diploma III Akademi Kebidanan Wira Buana. Jurnal Kesehatan Akbid Wira Buana. Vol. 3. No.2 April 2018. ISSN: 2541-5387. Jurnal.akbid.wirabuana.ac.id. Di akses 26 Juli 2018
Riyanto, Agus. (2011). Pengolahan dan Analisa Data Kesehatan. Yogyakarta: Nuha Medika.
Rosmiarti. (2013). Faktor-faktor yang berhubungan dengan terjadinya ketuban pecah dini pada ibu bersalin di Rumah Sakit Muhammadiyah Palembang. Jurnal Hesti Wira Sakti. Vol.4. No.1 April 2013 Hal: 101-109. Http://Jurnal.Poltekkes-Soepraoen.ac.id. Di akses 6 Maret 2018
Safari. (2016). Faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian Ketuban Pecah Dini pada ibu melahirkan di rumah sakit umum H. Abdul Manan Simatupang. Jurnal Wahana Inovali. Vol 6. No 2 Juli-Des 2017 ISSN: 2089-8592. Penelitian.uisu.ac.id. Di akses 18 Juli 2018
Saifuddin, Abdul Bari. (2009). Panduan Praktis Pelayanan Kesehatan Maternal dan Neonatal. Jakarta: Bina Pustaka Sarwono Prawirohardjo.
Sepduwiana, Heny. (2011). Faktor terjadinya ketuban pecah dini pada ibu bersalin di Rumah Sakit Umum Daerah Rokan Hulu. Jurnal Maternity and Neonatal. Vol 1. No 3. Hal: 144-150. ISSN : 2460-5611. E.journal. upp.ac.id. Di akses 9 Juni 2018
Sudhaberata.(2009). Buku Saku Obstetri dan Kehamilan. Jakarta: EGC
Sugiyono. (2011). Metode Penelitian Pendidikan :Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.
Sukarni. (2012). Asuhan Kebidanan dan Patologi. Jakarta. EGC.
Suryaputri dan Anjarwati. (2013). Faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian Ketuban Pecah Dini pada Ibu Bersalin di RSUD Wates Kulon Progo. Skripsi DIV STIKES Aisyiyah Yogyakarta. Jurnal Ilmu Kesehatan Vol.6. No. 2, Mei 2014. ISSN: 2354-7642. Digilib.unisayogya.ac.id. Di akses 28 Agustus 2018.
Varney, H. (2008). Buku Ajar Asuhan Kebidanan Vol 1. Jakarta: EGC
Walyani, Elisabeth. (2015). Asuhan Kebidanan pada Kehamilan. Yogyakarta. Nuha Medika
WHO. (2017). Pelayanan Kesehatan Maternal. Jakarta: Media Aesclapius press.
Yani IA. (2011). Gambaran kejadian ketuban pecah dini pada ibu bersalin di ruang rawat inap lantai 2 gedung A Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo Jakarta. E-Jurnal Medika, Vol 5. No 10, Oktober 2016. ISSN: 2303-1395. Http://ojs.unud.ac.id/index.php/eum. Di akses 13 Agustus 2018.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.