Penerapan Mobilisasi Dini Untuk Mengurangi Nyeri Pada Pasien Post Setio Caesarea Di Rumah Sakit Roemani Muhammadiyah Semarang
Abstract
Latar Belakang : Proses sectionio caesarea yaitu pengeluaran bayi dengan tindakan pembedahan pada perut ibu dikarenakan ibu tidak bisa melahirkan normal karena adanya indikasi medis meliputi preeklampsia, letak janin ataupun plasenta previa (Luckyva et al., 2022). Tindakan operasi sectionio caesarea menyebabkan nyeri dan mengakibatkan terjadinya perubahan kontinuitas jaringan karena tidak adanya penghentian. Nyeri tersebut akan menimbulkan berbagai masalah. Dampak dari nyeri post SC yaitu mobilisasi fisik menjadi terbatas. Tujuan penelitian untuk menggambarkan secara rinci diagnosis perdarahan, intervensi yang dilakukan, serta efektivitas intervensi terhadap hasil perdarahan yang dicapai untuk ibu post partum section caesarea di Rumah Sakit Roemani Muhammadiyah Semarang. Metode : Studi Kasus ini menggunakan metode deskriptif. Pengambilan data dilaksanakan pada tanggal 2 – 6 Juni 2025. Metode pengumpulan data yang digunakan yaitu wawancara dan observasi. Instrumen yang digunakan yaitu lembar observasi skala nyeri dan Standar Operasional Prosedur (SOP) mobilisasi dini Hasil : Penerapan mobilisasi dini selama 3 hari mampu menurunkan skala nyeri dari 5 menjadi 2. Kesimpulan : Penerapan mobilisasi dini mampu menurunkan skala nyeri pada pasien pasca operasi caesar.References
Arda dan Hartaty. (2021). Hubungan Tingkat Nyeri Luka Operasi Dengan Mobilisasi Dini Pada The Post Sectio Caesarea Di Pavilyun Melati RSUD Jombang. Jurnal Ilma Keperawatan Dan Kebidanan (KK).
Ayu Lestari, W., Riza, H., Wulandari, D., & Keperawatan PSIK, D. (2022). Pengaruh Pemberian Terapi Musik Klasik Terhadap Skala Nyeri Pada Ibu Post Operasi Sectio Caesarea Di Rsud Dr. Soedarso Kota Pontianak.
Istiqomah, A. L., Viandika, N., & Khoirun Nisa, S. M. (2021). DESCRIPTION OF THE LEVEL OF ANXIETY IN POST PARTUM. Indonesian Midwifery and Health Sciences Journal, 5(4), 333–339. https://doi.org/10.20473/imhsj.v5i4.2021.333-339
Juwita, Z., Studi Ilmu Keperawatan, P., Darussalam Lhokseumawe, Stik., & Studi Profesi Ilmu Keperawatan, P. (n.d.). Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Terjadinya Infeksi Luka Post Sectio Caesarea. http://jurnal.sdl.ac.id/index.php/dij/
Luckyva, T., Ardhia, D., Fitri, A., Banda Aceh, K., Keilmuan Keperawatan Maternitas, B., & Keperawatan Universitas Syiah Kuala Banda Aceh, F. (2022). Asuhan Keperawatan Ibu Post Partum Sectio Caesarea Dengan Bsc : Suatu Studi Kasus Nursing Care For Postpartum Sectio Caesarea Mothers With BSC: A Case Study (Vol. 1).
Martowirdjo. (2022). Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Penurunan Nyeri Post Operasi Sectio Caesarea Di RS Railesia Bengkula. Journal of Nursing and Public Health (INPH) , 6.
Nivethitha, R., & Muthumari, P. (2020). Effectiveness of breastfeeding education programme among primiparous mothers. , 12(4), 1–6. International Journal of Nursing Education.
Nor Khimayasari, I., Mualifah, L., & Politeknik Kesehatan Karya Husada Yogyakarta, K. (2023). Borobudur Nursing Review Penerapan Mobilisasi Dini Terhadap Penurunan Skala Nyeri Pada Pasien Post Sectio Caesarea. Borobudur Nursing Review, 03(02). https://doi.org/10.31603/bnur.10670
Oktapia, M., Iskandar, S., Nafratilova, M., Lasmadasari, N., Sapta, S., & Bengkulu, B. (n.d.). Asuhan Keperawatan Pemenuhan Kebutuhan Rasa Nyaman: Nyeri Pada Pasien Post Sectio Caesarea Dengan Pemberian Terapi Sujok Di Ruang Rawat Inap Kebidanan Rsud Hd Kota Bengkulu. https://journal-mandiracendikia.com/jik-mc
PPNI, & Tim Pokja SDKI DPP. (2016). Standar Diagnosis Keperawatan Indonesia: Definisi dan Indikator Diagnostik Edisi 1.
PPNI, & Tim Pokja SIKI DPP. (2018). Standar Intervensi Keperawatan Indonesia: Definisi dan Tindakan Keperawatan, Edisi 1.
Prawirohardjo. (2020). Penurunan Nyeri Pada Ibu Post Sectio Cacuria Pasca Intervend Biologic Nurturing Baby Led Feeding MEDISAINS . Jurnal Ilmiah Imma Kesehatan.
Putri, D. A., Lestari, A., & Indriani, A. (2021). Efektivitas edukasi laktasi terhadap keberhasilan menyusui pada ibu postpartum. . Jurnal Keperawatan Padjadjaran.
Ramadanty. (2020). Determinan Persalinan Sectio Cacuarea Di Indonesia (Analis Lanjut Data Riskedas 2020). Jurnal Kesehatan Reproduksi, 6, 61–75.
Sagita. (2021). Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Proses Penyembuhan Luka Post Sectio Caesarea. JIDAN Jurnal Tiah Balan, 3.
Samutri, E., Widyawari, & Nisman, W. A. (2019). Pengalaman Duka saat Ibu Kehilangan Perinatal. Dinamika Kesehatan Jurnal Kebidanan Dan Keperawatan. https://doi.org/https://doi.org/10.33859/dksm.v10i1
Solehati, T., Sholihah, A. R., Rahmawati, S., Marlina, Y., Kosasih, E., Keperawatan, F., Padjadjaran, U., Raya, J., Sumedang, B., & 21, K. M. (n.d.). TERAPI NON-FARMAKOLOGI UNTUK MENGURANGI NYERI PERSALINAN SECTIO CAESAREA: SYSTEMATIC REVIEW. http://journal.stikeskendal.ac.id/index.php/PSKM
Copyright (c) 2025 Esta Catur Esta Catur MarganingTyas, Amir Amir, Istriyani Istriyani, Mohammad Mohammad Afif, Nanang Nanang Bagus Setiawan, Wahyuningsih Wahyuningsih

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.