The Effectiveness of Progressive Muscle Relaxation in Lowering High Blood Pressure in the Elderly

Keywords: Hypertension, Progressive Muscle Relaxation, Blood Pressure

Abstract

Latar Belakang: Hipertensi pada lansia seringkali tidak menunjukkan gejala yang jelas, sehingga dijuluki "pembunuh senyap," tetapi dapat menyebabkan komplikasi serius seperti stroke, penyakit jantung, dan gangguan ginjal jika tidak terkontrol dengan baik. Relaksasi otot progresif dapat mengurangi ketegangan otot dan menekan respons stres, sehingga menurunkan tekanan darah tinggi pada lansia. Metode: Studi kasus ini menggunakan desain penelitian deskriptif yang bertujuan untuk menentukan efektivitas relaksasi otot progresif dalam menurunkan tekanan darah tinggi pada lansia dengan mendeskripsikan penerapan intervensi keperawatan dan perubahan kondisi pasien sebelum dan sesudah intervensi. Subjek terdiri dari 4 lansia dengan hipertensi. Studi kasus dilakukan dengan mengukur tekanan darah lansia sebelum dan sesudah terapi relaksasi otot progresif, yang dilakukan selama 20-30 menit dengan 15 gerakan selama 6 hari. Hasil: Setelah 6 hari intervensi, semua responden lansia mengalami penurunan tekanan darah yang signifikan. Sebelum menerima terapi relaksasi otot progresif, semua peserta lansia berada dalam kategori hipertensi stadium I dan III. Setelah menerima terapi relaksasi otot progresif, semua responden mengalami penurunan tekanan darah sistolik dan diastolik, mencapai kategori normal dan normal tinggi, yang menunjukkan perbaikan kondisi tekanan darah. Kesimpulan: Relaksasi otot progresif telah terbukti efektif dalam menurunkan tekanan darah tinggi pada lansia dengan hipertensi, dan memberikan efek relaksasi yang ditandai dengan perasaan lebih rileks, tenang, dan nyaman.

Author Biography

Iva Anissya Putri, Universitas Widya Husada Semarang
-

References

Ahmad, A. (2023). Journal of Life and Social Sciences. 1–9.

Deno, M. K., Bratajaya, C. N. A., & Hidayah. (2022). Efektifitas Relaksasi Otot Progresif terhadap Penurunan Tekanan Darah Tinggi pada Lansia di Paupire , Ende Effectiveness of Progressive Muscle Relaxation on Reducing High Blood Pressure among Elderly in Paupire , Ende. Jurnal Kedokteran MEDITEK, 28(2), 169–176. http://ejournal.ukrida.ac.id/ojs/index.php/Meditek/article/view/2309/version/2299

Dwi Retnaningsih, S. P. (2023). Pengaruh Terapi Relaksasi Benson terhadap Tekanan Darah pada Pasien Hipertensi. Jurnal Penelitian Perawat Profesional, 6(2), 743–752. https://doi.org/10.37287/jppp.v6i2.2154

Enggune, M., Lolowang, N., Sarayar, C., & Kolinug, E. (2025). Overview of Family Support for Elderly with Hypertension in Kakaskasen 3 and Kakaskasen , Tomohon City , North of Sulawesi. 7(4). https://doi.org/10.56338/ijhess.v7i4.8800

I Nainggolan, M. S. (2024). Pengaruh Terapi Relaksasi Otot Progresif pada Tekanan Darah Pasien Hipertensi di Rumah Sakit Advent Medan. Jurnal Pendidikan Tambusai, 8, 17179–17187.

Iriani, I., Yulianti, S., & Maryam. (2025). Penyuluhan Kesehatan Tentang Hipertensi Di Desa Labuan Lelea Kecamatan Labuan Kabupaten Donggala Health Education on Hypertension in Labuan Lelea Village , Labuan District , Donggala Regency. Jurnal Kolaboratif Sains, 8(8), 4986–4995. https://doi.org/10.56338/jks.v8i8.8388

Irli, A. H., Wahyuningsih, I. S., & Noor, M. A. (2025). Pengaruh Relaksasi Otot Progresif terhadap Nyeri dan Tekanan Darah pada Penderita Hipertensi. 3, 206–220.

Lorentina, D. I. Q. A., AM., A. I., & Firdaus, I. (2024). Efektivitas terapi relaksasi otot progresif terhadap mean arterial presurre pada lansia penderita Hipertensi. Journal of Health Research Science, 4(02), 276–282. https://doi.org/10.34305/jhrs.v4i2.1327

Noefitasari, I., & Idris, D. N. T. (2022). Reducing Blood Pressure on Elderly with Hypertension with Progressive Muscle Relaxation Therapy. Jurnal Ners dan Kebidanan (Journal of Ners and Midwifery), 9(3), 370–378. https://doi.org/10.26699/jnk.v9i3.art.p370-378

Nurhidayat, A. (2023). Asuhan Keperawatan Pasien Hipertensi Dengan Masalah Keperawatan Nyeri Dengan Penerapan Terapi Relaksasi Otot Progresif di Wilayah Kerja UPTD Puskesmas Sidareja. 1–21.

Purwaningsih, M., Fajriyah, N. N., & Faradisi, F. (2022). Literature review : Pengaruh Teknik Relaksasi Otot Progresif Untuk Mengurangi Nyeri Pada Pasien Gastritis. Prosiding Seminar Nasional Kesehatan, 1, 737–743. https://doi.org/10.48144/prosiding.v1i.743

Putri, L. R., Azam, M., Nisa, A. A., Fibriana, A. I., Kanthawee, P., & Shabbir, S. A. (2024). Prevalence and Risk Factors of Hypertension among Young Adults: An Indonesian Basic Health Survey. The Open Public Health Journal, 18(1), 1–10. https://doi.org/10.2174/0118749445361291241129094132

Waryantini, W., Amelia, R., & Harisman, L. (2023). Pengaruh Relaksasi Otot Progresif Terhadap Tekanan Darah Pada Lansia Dengan Hipertensi. Healthy Journal, 10(1), 37–44. https://doi.org/10.55222/healthyjournal.v10i1.514

Wayan Armini, N., Gusti Ayu Kompyang Sriasih, N., Puskesmas Dinkes Denpasar Timur, U. I., Kemenkes Denpasar, P., & Artikel, H. (2023). Pengaruh Pemberian Progressive Muscle Relaxation Dan Diaphragmatic Breathing Terhadap Penurunan Tekanan Darah Pada. Comserva.Publikasiindonesia.Id, 9(2). http://digilib.unisayogya.ac.id/5740/

Wulandari, T., Adriani, R. B., & Sunaryo, T. (2024). Efektivitas Terapi Relaksasi Otot Progresif dan Senam Hipertensi dalam Menurunkan Tekanan Darah pada Lansia Penderita Hipertensi. Bima Nursing Journal, 5(2), 84–94. https://doi.org/10.32807/bnj.v5i2.1239

Published
2026-07-22