Penerapan Pemberian Ekstrak Kayu Manis Terhadap Penurunan Kadar Gula Darah Pada Penderita Diabetes Melitus Di Kelurahan Gemah Semarang
Abstract
Latar belakang : Diabetes Melitus (DM) merupakan gangguan metabolisme yang di tandai dengan hiperglikemia yang berhubungan dengan abnormalitas metabolisme karbohidrat, lemak, dan protein yang disebabkan oleh penurunan sekresi insulin atau penurunan sensitivitas insulin, atau keduanya dan menyebabkan komplikasi kronis kardiovaskuler dan neuropati. Seseorang dikatakan menderita diabetes melitus secara klinis apabila terdapat gejala diabetes melitus, yaitu banyak makan, banyak minum, sering kencing dan berat badan turun serta didapatkan hasil pemeriksaan kadar glukosa darah saat puasa >126 mg/dL atau 2 jam setelah minum larutan glukosa 75 g kadar glukosa darahnya >200 mg/dL. Selain penanganan farmakologi, penanganan diabetes melitus dapat dilakukan dengan bahan alami salah satunya yaitu dengan ekstrak kayu manis. Kayu manis memiliki kandungan flovanoid yang dapat membantu menurunkan tekanan gula darah. Tujuan : Mengetahui Pengaruh Pemberian Ekstrak Kayu Manis Terhadap Penurunan Kadar Gula Darah Pada Penderita Diabetes Melitus di Kelurahan Gemah, Kec. Pedurungan Kota Semarang. Metode : Metode penelitian ini adalah studi kasus dengan menggunakan bentuk rancangan one group pretest posttest pada penderita diabetes melitus. Instrumen yang digunakan adalah lembar pelaksanaan ekstrak kayu manis, dan lembar hasil kadar gula darah sebelum dan sesudah dilakukan pemberian ekstrak kayu manis. Hasil : Setelah dilakukan intervensi pemberian ekstrak kayu manis, diketahui bahwa terdapat perubahan kadar gula darah setelah diberikan ekstrak kayu manis. Kesimpulan : Penelitian studi kasus ini terbukti bahwa adanya pengaruh pemberian ekstrak kayu manis terhadap penurunan kadar gula darah pada penderita diabetes melitus di Kelurahan Gemah, Kota Semarang.References
Azmaina . 2021. “Pengaruh Seduhan Kayu Manis Terhadap Kadar Gula Darah Pada Penderita DM tipe II”. Prodi Keperawatan Universitas Fort De Kock Bukittinggi.
Bustan. 2015. Manajemen pengendalian penyakit tidak menular. Jakarta : Rineka Cipta
Gunawan A.W. 2020. Food Combining (Kombinasi Makanan Serasi Pola Makan Untuk Langsing Dan Sehat). Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.
Hastuti. 2014. Diabetes: Panduan Lengkap Untuk Diabetes. Jakarta: Mizan Utama
Hj. Isnaniah. 2017. “Pengaruh Seduhan Kayu Manis Terhadap Penurunan Kadar Gula Pada Penderita Diabetes Melitus Di Wilayah Puskesmas Martapura Kabupaten Banjar”. Jurusan Kebidanan, Poltekkes Kemenkes Banjarmasin.
Kemenkes RI. 2020. Infodatin 2020 Diabetes Melitus Pusat Data dan Informasi Kementerian Kesehatan RI.
Mahdia et al., 2018
Notoadmodjo. 2018. Metodologi Penelitian Kesehatan. 3rd ed. Jakarta: PT Rineka Cipta.
Nur Ichan.H (2021
Riskesdas, 2018
Senja.A & Prasetyo.Tprasetyo.T. 2019. Perawatan Lansia Oleh Keluarga Dan Care Giver. Jakarta: Bumi Medika.
Susanto, T 2017
Syafriani. 2017. “Pengaruh Ekstrak Kayu Manis Terhadap Penurunan Kadar Gula Darah Pada Penderita Dm Tipe Ii Di Desa Kumantan Wilayah Kerja Puskesmas Bangkinang Kota”. Dosen FIK Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.