PENERAPAN JUS SEMANGKA PADA PASIEN HIPERTENSI
Abstract
Latar Belakang : Hipertensi menjadi masalah kesehatan di seluruh belahan dunia dan sebagai salah satu faktor resiko utama penyakit kardiovaskuler. Hipertensi Merupakan suatu keadaan dimana seseorang mengalami peningkatan tekanan darah yang tidak normal. Prevalensi di jawa tengah menempati peringkat ke empat terjadinya hipertensi di indonesia yaitu sebesar 37,0 % Prevalensi hipertensi kota semarang mencapai 128.594 orang. Tujuan : Mengetahui Pengaruh Penerapan pemberian jus semangka pada pasien hipertensi di Kelurahan Tanjung Mas Semarang Utara. Metode : desain penelitian deskriptif studi kasus ini dengan pemberian jus semangka 300cc pagi dan sore selama 5 hari berturut-turut, dengan rancangan one group pretest-protest sebelum dan sesudah dilakukan perlakukan pemberian jus semangka dengan 4 responden Hasil : penerapan pemberian jus semangka di dapatkan bahwa ada perubahan tekanan darah pada penderita hipetensi sebelum dan sesudah di lakukan Penerapan Pemberian jus semangka pada pasien hipertesni Terhadap Penurunan tekanan darah 4 responden, dalam studi kasus ini 2 responden memiliki penurunan tekanan darah dan 2 responden tidak memiliki penurunan tekanan darah. Kesimpulan : Terdapat perbedaan dari 4 responden dengan penerapan pemberian jus semangka Terhadap Penurunan Tekanan Darah Pada Penderita HipertensiReferences
Kementerian Kesehatan RI, 2019, Profil Kesehatan Indonesia Tahun 2018.
Dinas Kesehatan Jawa Tengah (2015) Buku Saku Kesehatan Dinas Kesehatan Kota Semarang.
KURNIAWATI, Iin. Pengaruh Jus Semangka (Citrullus Vulgaris) Terhadap Penurunan Tekanan Darah Pada Pasien Hipertensi Di Desa Muara Jekak. Jurnal ProNers, 3.1.
Kardina, Euis, Asep Setiawan, and Usman Sasyari. "PENGARUH PEMBERIAN JUS SEMANGKA (CITRULLUS VULGARIS) TERHADAP PENURUNAN TEKANAN DARAH PADA PENDERITA HIPERTENSI." Proceeding Book Seminar Nasional Interaktif dan Publikasi Ilmiah. Vol. 1. No. 2. 2021.
PPNI. (2018). Standar Intervensi Keperawatan Indonesia . Edisi 1. Jakarta Definisi Dan Indikasi Dan Tindakan Keperwatan
PPNI. (2018). Standar Diagnosa Keperawatan Indonesia . Edisi 1. Jakarta Definisi Dan Indikator Diagnostik.
PPNI. (2018) Standar Luaran Keperawatan Indonesia . Edisi 1. Jakarta Definisi Dan Kriteria Hasil
Ni Ketut Kardidiana, d (2019) Keperawatan Medikah bedah. Bantul Yogjakarta: PT. Pustaka Baru.
Priskaria, Rismania, Hermawati Hermawati, and Ida Nur Imamah. "Penerapan Pemberian Jus Buah Semangka Untuk Menurunkan Tekanan Darah Pada Penderita Hipertensi Primer Di Wilayah Desa Wotgaleh Sukoharjo." (2019).
Muda, Darah Penderita Hipertensi Usia Dewasa. "Pemberian Jus Semangka terhadap Penurunan Tekanan." Jurnal Ilmiah Kesehatan (JIKA) Vol 2.3 (2020).
Iqbal, Muhammad, et al. "Bahaya Hipertensi dan Komplikasinya: Sebuah Penyakit Pemutus Kebahagian dan Harapan Hidup." JPM (Jurnal Pengabdian Masyakat) Ruwa Jurai 6.1 (2021): 126-134.
Riyanto A. 2011. Aplikasi metodologi penelitian kesehatan. Yogjakarta: Nuhu.Medika. [Artikel]. Sekolah tinggi ilmu kesehatan ‘Aisyiyah. Yogyakarta.
Nurchasanah. (2012). Terapi jus untuk kesehatan tanpa efek samping. Yogyakarta: Media Pressindo.
Guyton AC, Hall JE. Buku Ajar Fisiologi Kedokteran. Edisi ke-11. Jakarta: EGC; 2008.
Sutomo. B. (2016), Jus & Ramuan Herbal Edisi 1, Jakarta selatan : PT. Kawah Media.
Syadiah, H. (2018). Keperawatan Lansia. Sidoarji, Surabaya: IndoMededia Pustaka .
Triyanto, E (2014). Pelayanan keperawatan bagipenenderita Hipertensi Secara Terpadu. Edisi 1, Jakarta: Graha Ilmu.
Yefta Moenadjat, d (2020. Penelitian bedaH. Jakarta : Anggota IKAPI & APPTI
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.