Karakteristik Gangguan Muskuloskeletal Pada Pekerja Kantor di Indonesia: Literature Review
Abstract
Gangguan muskuloskeletal (Musculoskeletal Disorders/MSDs) merupakan salah satu masalah kesehatan yang sering dialami oleh pekerja kantor di Indonesia. Literature review ini bertujuan untuk mengidentifikasi karakteristik gangguan muskuloskeletal yang umum terjadi pada pekerja kantor di Indonesia. Metode penelitian menggunakan pendekatan sistematis berdasarkan pedoman PRISMA, dengan sumber data dari PubMed, Web of Science, dan Google Scholar, yang dikumpulkan antara 1 hingga 7 Februari 2025. Dari 1600 artikel yang ditemukan, sebanyak 6 artikel memenuhi kriteria inklusi untuk dianalisis lebih lanjut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pekerja kantor yang menghabiskan sebagian besar waktu di depan komputer mengalami keluhan muskuloskeletal di area leher, punggung, siku, dan pergelangan tangan, akibat posisi statis yang berkepanjangan dan penggunaan perangkat yang tidak ergonomis. Sementara itu, pekerja lapangan lebih sering mengalami keluhan di area betis akibat aktivitas berjalan dan berdiri dalam waktu lama di medan tidak rata. Faktor risiko lain yang berkontribusi terhadap timbulnya MSDs meliputi postur kerja yang buruk, kebiasaan duduk yang salah, kelebihan berat badan, dan durasi kerja yang panjang. Kesimpulannya, gangguan muskuloskeletal pada pekerja kantor sangat dipengaruhi oleh jenis pekerjaan dan kebiasaan kerja sehari-hari. Intervensi ergonomis dan kebiasaan kerja sehat seperti peregangan rutin dapat membantu mengurangi risiko terjadinya gangguan ini.References
Aljonak, A. V., & Tejamaya, M. (2023). Pengaruh Faktor Individu Terhadap Gangguan Muskuloskeletal Pada Pekerja Kantor PT. X. PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT, 6(1 SE-Articles), 812–819. https://doi.org/10.31004/prepotif.v6i1.3296
Amalia, V., & Wahyuningsih, A. (2024). Determinan Keluhan Musculoskeletal Disorders (MSDs) pada Pekerja Kantoran di PT X. HIGEIA (Journal of Public Health Research and Development), 8(1 SE-Articles). https://doi.org/10.15294/higeia.v8i1.72856
Anugradilla, N. K., Listyaningrum, T. H., & Dhari, I. F. W. (2021). Efektivitas Work Stretching Exercise Terhadap Pencegahan Cedera Ekstremitas Atas Pada Pekerja Kantor: Narrative Review. UNISA Digital Library. http://digilib.unisayogya.ac.id/id/eprint/6209
Berhimpon, C. E. I., Lengkong, A. C., & Prasetyo, E. (2023). Faktor Risiko Pekerjaan untuk Carpal Tunnel Syndrome pada Pekerja Kantoran. Medical Scope Journal, 4(2 SE-Articles), 161–169. https://doi.org/10.35790/msj.v4i2.44951
Besharati, A., Daneshmandi, H., Zareh, K., Fakherpour, A., & Zoaktafi, M. (2020). Work-related musculoskeletal problems and associated factors among office workers. International Journal of Occupational Safety and Ergonomics, 26(3), 632–638. https://doi.org/10.1080/10803548.2018.1501238
Budiman, B., Sakinah, R. K., & Ibnusantosa, R. G. (2021). Hubungan Postur Tubuh dengan Nyeri Leher dan Bahu pada Mahasiswa Kedokteran Selama Pembelajaran Daring. Medika Kartika : Jurnal Kedokteran Dan Kesehatan; Vol 4 No 4 (2021): Medika Kartika : Jurnal Kedokteran Dan Kesehatan. http://medikakartika.unjani.ac.id/medikakartika/index.php/mk/article/view/202
CMHC Committee. (2022, January 6). PRISMA (Preferred Reporting Items for Systematic Reviews and Meta-Analyses) - Publikasi Jurnal Ilmiah News - HM Publisher. PRISMA. https://cattleyapublicationservices.com/?p=325
Dewi, N. S. (2023). Analisis Postur Kerja Pada Karyawan Divisi Pusdiklat BPSDMI Menggunakan Metode Rosa (Rapid Office Strain Assesment). Nusantara Journal of Multidisciplinary Science, 1(5), 1410–1424.
Farhansyah, J., & Johanes, F. (2024, December 18). Aturan Lengkap Jam Kerja Karyawan Terbaru Menurut Depnaker. Mekari Talenta. https://www.talenta.co/blog/penjelasan-lengkap-aturan-jam-kerja-karyawan-terbaru-menurut-depnaker/
Jarod, P. J. M., Novrikasari, & Yuanita Windusari. (2022). Analisis Risiko Ergonomi dan Keluhan Musculoskeletal Disorders (MSDs) Pekerja Seismik di Provinsi Sumatera Selatan : Ergonomic Risk Analysis and Complaints of Musculoskeletal Disorders (MSDs) of Seismic Workers in South Sumatra Province . Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia, 5(3 SE-Research Article), 290–297. https://doi.org/10.56338/mppki.v5i3.2179
Maheza Wiratama, G., Nugraha, H. S., Luh, N., & Andayani, N. (2024). Prevalence study of musculoskeletal disorders among bank workers. Physical Therapy Journal of Indonesia, 5(1), 32–37. https://doi.org/10.51559/PTJI.V5I1.184
maulina, diina, Utami, L., & Siregar, P. J. (2021). Hubungan Antara Umur, Masa Kerja Dan Posisi Kerja Berdiri Dengan Keluhan Nyeri Kaki Pada Karyawan Di Department Xiaomi PT Sat Nusapersada TBK Tahun 2021. Jurnal Kesehatan Ibnu Sina (J-KIS), 2(02), 30–41. https://doi.org/10.36352/J-KIS.V2I02.278
Melinda, E. (2023). Analisis Faktor Penyebab Kejadian Nyeri Betis Pada Guru Wanita SMA Negeri 6 Padang Sidempuan. Repository UISU. http://repository.uisu.ac.id/handle/123456789/2486
Mendonça, C. R., Noll, M., de Carvalho Santos, A. S. E. A., Rodrigues,
A. P. D. S., & Silveira, E. A. (2020). High prevalence of musculoskeletal pain in individuals with severe obesity: sites, intensity, and associated factors. The Korean Journal of Pain, 33(3), 245–257. https://doi.org/10.3344/kjp.2020.33.3.245
Nabil, D. R. (2025). Keadaan Lapangan Kerja Indonesia – KIME FEB UNNES. https://sites.unnes.ac.id/kimefe/2025/01/keadaan-lapangan-kerja-indonesia/
Pristianto, A., & Mawarni, Y. N. (2024). Profil Musculoskeletal Disorders (MSDs) Pada Staff Tenaga Kependidikan Di Lingkungan Universitas X. Quality : Jurnal Kesehatan, 18(1 SE-), 67–73. https://doi.org/10.36082/qjk.v18i1.1023
Sakernas. (2025). Angkatan Kerja (AK) Menurut Golongan Umur - Tabel Statistik - Badan Pusat Statistik Indonesia. https://www.bps.go.id/id/statistics-table/2/Njk4IzI=/angkatan-kerja--ak--menurut-golongan-umur.html
Salsabila, Q. R., & Wartono, M. (2020). Hubungan sikap tubuh saat bekerja dengan keluhan muskuloskeletal akibat kerja pada karyawan. Jurnal Biomedika Dan Kesehatan, 3(4 SE-Original Article), 169–175. https://doi.org/10.18051/JBiomedKes.2020.v3.169-175
Sarah, Y., Andriani, A. T., & Setyawan, F. E. B. (2023). Hubungan Ergonomi dan Durasi Kerja Terhadap Kejadian Myofascial Pain Syndrome pada Pekerja Kantoran. ARTERI : Jurnal Ilmu Kesehatan, 4(2 SE-Study of Literature). https://doi.org/10.37148/arteri.v4i2.244
Sohrabi, M. S., & Babamiri, M. (2022). Effectiveness of an ergonomics training program on musculoskeletal disorders, job stress, quality of work-life and productivity in office workers: a quasi-randomized control trial study. International Journal of Occupational Safety and Ergonomics, 28(3), 1664–1671. https://doi.org/10.1080/10803548.2021.1918930
Tam, A. B., Chairani, A., & Bustamam, N. (2023). Gambaran Kualitas Tidur Keluhan Muskuloskeletal Dan Hubungannya Pada Staf Akademik Tahun 2020. PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT, 5(1 SE-Articles), 195–203. https://doi.org/10.31004/prepotif.v5i1.1453
Yüzügüllü, D. (2023). Musculoskeletal Disorders and Relationship with Physical Activity in Office Workers TT - Ofis Çalışanlarında Kas-İskelet Rahatsızlıkları ve Fiziksel Aktivite ile İlişkisi. Ergoterapi ve Rehabilitasyon Dergisi, 11(1), 19–26. https://doi.org/10.30720/ered.1109134
Copyright (c) 2025 Irawan Wibisono, Didik Purnomo, Zainal Abidin

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.