PENERAPAN TERAPI DZIKIR UNTUK MENURUNKAN TINGKAT KECEMASAN PADA PASIEN HIPERTENSI DI DESA BALEADI
Abstract
Latar belakang : Hipertensi atau tekanan darah tinggi adalah peningkatan tekanan darah sistolik lebih dari 140 mmHg dan tekanan darah diastolik lebih dari 90 mmHg. Bertambahnya usia menyebabkan terjadinya perubahan struktur pada pembuluh darah, pada orang usia lanjut akan sering mengalami kecemasan. Penatalaksanaan non farmakologi kecemasan pada pasien hipertensi dengan salah satu jenis distraksi yaitu terapi dzikir. Terapi dzikir sendiri mempunyai tujuan yaitu mampu mereduksi lamanya waktu perawatan klien gangguan psikis, memperkuat mentalitas dan konsep diri klien, mempunyai efek positif dalam menurunkan stres dan membuat hati menjadi tentram. Tujuan studi kasus ini untuk mengetahui penerapan terapi dzikir untuk menurunkan tingkat kecemasan pada pasien hipertensi di desa Baleadi. Metode : studi kasus ini menggunakan pendekatan asuhan keperawatan pada pasien hipertensi yang mengalami kecemasan dan diberikan terapi dzikir ±7 menit. Hasil : Tingkat kecemasan pasien hipertensi sebelum diberikan terapi dzikir yaitu kecemasan sedang-berat dan tingkat kecemasan sesudah diberikan terapi dzikir mengalami penurunan menjadi tidak ada kecemasan. Kesimpulan : Studi kasus ini terbukti penerapan terapi dzikir mampu menurunkan tingkat kecemasan pada pasien hipertensi.References
Haryono, dkk (2016) ‘Pengaruh Kombinasi Pijat Punggung Dan Dzikir Terhadap Tingkat Stres Pada Penderita Hipertensi’, JURNAL KEPERAWATAN NOTOKUSUMO, VOL. IV, N. Available at: http://jurnal.stikes-notokusumo.ac.id/index.php/jkn/article/view/45. Diakses pada tanggal 31 Juli 2021, Jam 10.53 WIB.
Kumala, dkk (2017) ‘Efektivitas Pelatihan Dzikir dalam Meningkatkan Ketenangan Jiwa pada Lansia Penderita Hipertensi’, Jurnal Ilmiah Psikologi, Volume 4, pp. 55–66. doi: 10.15575/psy.v4i1.1260.
Manurung, N. (2016) Terapi Reminiscence Solusi Pendekatan Sebagai Upaya Tindakan Keperawatan Dalam Menurunkan Kecemasan, Stress dan Depresi. Jakarta: CV.Trans Info Media.
Nonasri, F. G. (2021) ‘Karakteristik Dan Perilaku Mencari Pengobatan (Health Seeking Behavior) Pada Penderita Hipertensi’, Jurnal Medika Hutama, Vol 02 No. Available at: https://www.google.com/url?sa=t&source=web&rct=j&url=https://jurnalmedikahutama.com/index.php/JMH/article/download/153/96&ved=2ahUKEwjy3L3LhLHyAhWfgtgFHQipCeUQFnoECBYQAQ&usg=AOvVaw0UI6xH8j-eDdJ4fclS4gtv. Diakses pada tanggal 4 Agustus 2021, Jam 21.07 WIB.
Nursalam (2016) Metodologi Penelitian Ilmu Keperawatan. Jakarta: Salemba Medika.
Palupi, dkk (2018) ‘Pengaruh Dzikir Terhadap Tingkat Kecemasan Pada Lansia Dengan Hipertensi Di Desa Buran Kecamatan Tasikmadu Kabupaten Karanganyar’, JURNAL KEPERAWATAN. Available at: https://www.google.com/url?sa=t&source=web&rct=j&url=https://digilib.ukh.ac.id/download.php%3Fid%3D2903&ved=2ahUKEwjkw6zmg7HyAhVNVH0KHaBMDscQFnoECAoQAQ&usg=AOvVaw0xT4qSZPiLh5tOa6ALEXf8&cshid=1628962014130. Diakses pada tanggal 1 Agustus 2021, Jam 00.01 WIB.
Saleh, A. Y. (2018) Berzikir Untuk Kesehatan Syaraf. Jakarta: Hikaru Publishing.
Setiyani, dkk (2018) ‘Pengaruh Terapi Relaksasi Dzikir Terhadap Tingkat Kecemasan Pada Lansia Hipertensi’, JURNAL KEPERAWATAN. Available at: http://repo.stikesicme-jbg.ac.id/931/. Diakses pada tanggal 31 Juli 2021, Jam 23.59 WIB.
Setyoadi dan Kushariyadi (2011) Terapi Modalitas Keperawatan Pada Klien Psikogeriatik. Jakarta: Salemba Medika.
Yusuf, Ah, dkk (2017) Kebutuhan Spiritual. Jakarta: Mitra Wacana Media.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.