PENERAPAN TERAPI DZIKIR UNTUK MENURUNKAN TINGKAT KECEMASAN PADA PASIEN HIPERTENSI DI DESA BAGO

  • Apipin Apipin UNIVERSITAS WIDYA HUSADA SEMARANG
  • Rahayu Winarti UNIVERSITAS WIDYA HUSADA SEMARANG

Abstrak

Latar Belakang: Hipertensi atau tekanan darah tinggi adalah peningkatan tekanan darah sistolik lebih dari 140 mmHg dan tekanan darah diastolik lebih dari 90 mmHg. Bertambahnya usia menyebabkan terjadinya perubahan struktur pada pembuluh darah, pada usia lanjut akan sering mengalami kecemasan. Penatalaksanaan non farmakologi kecemasan pada pasien hipertensi dengan salah satu jenis distraksi yaitu terapi dzikir. Terapi dzikir sendiri mempunyai tujuan yaitu mampu mereduksi lamanya waktu perawatan klien gangguan psikis, memperkuat mentalitas dan konsep diri klien, mempunyai efek positif dalam menurunkan stres dan membuat hati tentram. Tujuan studi kasus ini untuk mengetahui penerapan terapi dzikir untuk menurunkan tingkat kecemasan pada pasien hipertensi di desa Bago. Metode studi kasus yang digunakan yaitu asuhan keperawatan pada pasien hipertensi dengan tingkat kecemasan dan diberikan penerapan terapi dzikir. Jumlah sampel dalam studi kasus ini sebanyak 4 pasien hipertensi. Hasil studi kasus menunjukkan bahwa ada perubahan tingkat kecemasan pada pasien hipertensi setelah diberikan intervensi terapi dzikir selama 3 hari. Kesimpulan yang didapatkan dari keempat responden bahwa penerapan terapi dzikir mampu menurunkan kecemasan pada pasien hipertensi.

Referensi

Ali, Z. (2017). agama, kesehatan dan keperawatan.

Haryono, R., Permana, I., & Chayati, N. (2016). Pengaruh Kombinasi Pijat Punggung Dan Dzikir Terhadap Tingkat Stres Pada Penderita Hipertensi. Jurnal Keperawatan Notokusumo, IV(1), 12–21.

Hastuti, apriyani puji. (2020). hipertensi.

Hidayat, aziz alimul. (2017). metodologi penelitian keperawatan dan kesehatan.

Kumala, O. D., Kusprayogi, Y., & Nashori, F. (2017). Efektivitas Pelatihan Dzikir dalam Meningkatkan Ketenangan Jiwa pada Lansia Penderita Hipertensi. Psympathic : Jurnal Ilmiah Psikologi, 4(1), 55–66. https://doi.org/10.15575/psy.v4i1.1260

Manuntung, A. (2018). terapi perilaku kognitif pada pasien hipertensi.

Manurung, N. (2016). terapi reminiscence solusi pendekatan sebagai upaya tindakan keperawatan dalam menurunkan kecemasan, stress dan depresi.

Nonasri, fitra galih. (2020). Karakteristik Dan Perilaku Mencari Pengobatan ( Health Seeking Behavior ) Pada Penderita Hipertensi. Jurnal Medikal Hutama, 02(01), 402–406.

Notoadmodjo. (2018). Metodologi Penelitian Kesehata. Rineka Cipta.

Novy Werdiningtyas Palupi, & Fitriana, Rufaida Nur, S. (2018). Pengaruh Dzikir Terhadap Tingkat Kecemasan Pada Lansia Dengan Hipertensi Di Desa Buran Kecamatan Tasikmadu Kabupaten Karang Anyar. Jurnal Ilmu Keperawatan, 53(9).

Nursalam. (2016). metodologi penelitian ilmu keperawatan.

Saleh, arman yurisaldi. (2018). berzikir untuk kesehatan syaraf.

Setiyani, N. F. (2018). Pengaruh Terapi Relaksasi Dzikir Terhadap Tingkat Kecemasan Pada lansia Hipertensi (Studi Kasus di Posyandu Lansia Keluarhan Jombatan Kecamatan Jombang Kabupaten Jombang). Pakistan Research Journal of Management Sciences, 7(5), 1–2. http://content.ebscohost.com/ContentServer.asp?EbscoContent=dGJyMNLe80Sep7Q4y9f3OLCmr1Gep7JSsKy4Sa6WxWXS&ContentCustomer=dGJyMPGptk%2B3rLJNuePfgeyx43zx1%2B6B&T=P&P=AN&S=R&D=buh&K=134748798%0Ahttp://amg.um.dk/~/media/amg/Documents/Policies and Strategies/S

Setyoadi, K. (2011). terapi modalitas keperawatan pada klien psikogeriatik.

Sugiyono. (2011). metodologi penelitian kuantitatif kualitatif dan R&D.

Suherman. (2018). hipertensi esensial : aspek neurobehaviour dan genetika.

Sya’diyah, H. (2018). keperawatan lanjut usia.

Triyanto, E. (2014). pelayanan keperawatan bagi penderita hipertensi secara terpadu.

Wihartati, W. (2011). relaksasi zikir.

Yusuf, A., Nihayati, H. E., Iswari, M. F., & Okviasanti, F. (2016). Kebutuhan Spritual : Konsep dan Aplikasi dalam Asuhan Keperawatan. Mitra Wacana Media, 1–30.

Diterbitkan
2023-07-07
Bagian
Articles