Implementasi Chatbot CalmPanion Sebagai Layanan Konseling Kesehatan Mental Online bagi Mahasiswa
Abstract
Kesehatan mental telah menjadi isu penting di kalangan generasi muda, khususnya mahasiswa, yang sering menghadapi tekanan akademik, sosial, dan lingkungan sehingga berpotensi memicu stres, kecemasan, dan depresi ringan. Stigma serta keengganan untuk mencari bantuan profesional masih menjadi hambatan utama, sehingga diperlukan solusi yang inovatif dan mudah diakses. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi tingkat kepuasan mahasiswa dalam menggunakan chatbot kesehatan mental CalmPanion sebagai alternatif layanan konseling kesehatan mental secara daring. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan desain cross-sectional. Sebanyak 30 mahasiswa aktif Universitas Nasional Karangturi Semarang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Responden diminta menggunakan CalmPanion selama kurang lebih 20 menit, kemudian mengisi kuesioner skala Likert yang diadaptasi dari System Usability Scale (SUS). Data dianalisis secara deskriptif dan hasil penelitian menunjukkan bahwa skor SUS rata-rata sebesar 80.3%. Mengacu pada SUS sistem pada tingkat A (>80) dapat disimpulkan bahwa chatbot Calmpanion dapat diterima oleh mahasiswa. Dengan demikian, CalmPanion memiliki potensi sebagai inovasi teknologi yang dapat mendukung kesehatan mental mahasiswa melalui layanan konseling secara online. Penelitian lanjutan perlu dilakukan dengan jumlah sampel yang lebih besar dan desain longitudinal untuk mengevaluasi efektivitas klinis dalam menurunkan tingkat stres, kecemasan, dan depresi menggunakan chatbot Calmpanion.
Copyright (c) 2026 Sekarlangit Sekarlangit, Aerrosa Murenda Mayadilanuari, Siti Noor Chotimah

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.









