Panduan Penulisan Naskah
1. Judul (Title)
-
Judul harus singkat, padat, dan jelas.
-
Tidak mencantumkan lokasi/tempat penelitian.
2. Identitas Penulis (Author Identity)
-
Nama Lengkap: Ditulis tanpa menyertakan gelar akademik maupun non-akademik.
-
Afiliasi: Nama instansi/lembaga asal (hanya nama instansi utama; tidak mencantumkan program studi, fakultas, atau status seperti mahasiswa/dosen), alamat instansi, dan negara.
-
Korepondensi: Alamat email aktif.
-
Batas Jumlah Penulis: Penulis yang tertera di bawah judul dibatasi maksimal 4 (empat) orang. Jika penulis lebih dari 4 orang, nama penulis selebihnya diletakkan pada catatan kaki (footnote) di halaman pertama.
3. Abstrak dan Kata Kunci (Abstract & Keywords)
-
Bentuk: Dibuat dalam 1 (satu) paragraf tunggal berbentuk narasi.
-
Jumlah Kata: Antara 200 hingga 250 kata.
-
Struktur Abstrak:
-
Kalimat pertama: Tujuan penelitian.
-
Kalimat kedua: Metode penelitian.
-
Kalimat ketiga: Deskripsi hasil penelitian (bukan tampilan mentah output SPSS/aplikasi statistik).
-
Kalimat terakhir: Kesimpulan (kesignifikanan hasil serta dampaknya terhadap bidang ilmu secara umum).
-
-
Kata Kunci (Keywords): Berfungsi sebagai penanda utama keseluruhan isi naskah dan diusahakan berbeda dari kata-kata yang ada pada judul artikel.
4. Pendahuluan (Introduction)
Ditulis maksimal 6 (enam) paragraf dengan alur sebagai berikut:
-
Paragraf 1: Prinsip dasar/latar belakang umum.
-
Paragraf 2: Upaya/solusi yang selama ini telah dilakukan untuk mengatasi masalah.
-
Paragraf 3–4: Potensi atau celah (gap) yang luput dari perhatian penelitian terdahulu.
-
Paragraf 5: Konsep atau gagasan yang ditawarkan untuk mengisi kekosongan/kekurangan tersebut.
-
Paragraf 6: Tujuan yang ingin dicapai dari penelitian ini.
5. Metode Penelitian (Research Methods)
-
Ditulis dalam bentuk deskriptif narasional.
-
Memuat penjelasan mengenai:
-
Desain penelitian
-
Tahapan pelaksanaan penelitian
-
Prosedur pengumpulan data
-
Teknik analisis data
-
6. Hasil Penelitian (Results)
-
Format: Sajikan hasil penelitian dalam format narasi terlebih dahulu, kemudian didukung oleh tabel atau gambar.
-
Kesesuaian Data: Seluruh informasi pada tabel atau gambar harus selaras dan dijelaskan dalam teks narasi (tidak boleh ada gambar/tabel yang berdiri sendiri tanpa penjelasan).
-
Penyajian Visual: Tabel dan gambar bukan berupa tangkapan layar (screenshot) output data mentah, melainkan alat bantu untuk memperjelas temuan utama bagi pembaca.
-
Efisiensi: Hindari membuat tabel untuk data yang dapat dijelaskan secara singkat dalam satu kalimat.
7. Pembahasan (Discussion)
Pembahasan harus memuat:
-
Penjelasan komprehensif mengenai temuan penelitian.
-
Analisis mendalam mengenai implikasi hasil penelitian.
-
Perbandingan dengan hasil penelitian-penelitian sebelumnya.
-
Penjelasan mengenai kebaruan atau kemajuan ilmiah (scientific advancement) yang berhasil dicapai.
8. Kesimpulan (Conclusion)
Kesimpulan mencakup:
-
Temuan paling penting dari pembahasan yang menjawab tujuan penelitian.
-
Kontribusi penelitian terhadap perkembangan ilmu pengetahuan.
-
Keterbatasan penelitian (jika ada).
-
Peluang atau rekomendasi untuk eksplorasi penelitian selanjutnya.
9. Daftar Pustaka (References)
-
-
Gaya Penulisan: Wajib menggunakan gaya SAGE-Vancouver Style.
-
Tautan & Sitasi: Menggunakan referensi silang (cross-reference) serta mencantumkan pranala aktif (hyperlink) pada setiap sumber referensi yang dapat diakses langsung ke sumber aslinya di internet.
-









